Deskripsi
Untuk memahami perbedaan populisme kanan dan kiri secara akurat, kita perlu terlebih dahulu menegaskan apa yang dimaksud dengan populisme itu sendiri. Perdebatan definisi dalam literatur ilmu politik berlangsung sengit, tetapi setidaknya ada tiga pendekatan dominan: populisme sebagai ideologi tipis, populisme sebagai logika politik, dan populisme sebagai anti-pluralisme. Ketiganya tidak saling meniadakan; justru masing-masing menyoroti dimensi berbeda dari fenomena yang sama. Namun, sebagaimana akan saya tunjukkan, pendekatan-pendekatan tersebut perlu dilengkapi dengan perspektif relasional-institusional agar mampu menjelaskan hubungan antara populisme dan state capture.
