Anda tentu pernah mendengar Teori Kemunduran Demokrasi. Teori itu adalah Democratic Backsliding Theory, atau dalam bahasa kita yang lebih membumi, Teori Kemunduran Demokrasi. Anda juga dapat menyebutnya dengan istilah yang sangat tepat dan sangat populer: Sindrom Katak Rebus (Boiling Frog Syndrome).
Ini adalah teori yang menjelaskan mengapa demokrasi, yang dulu dielu-elukan sebagai pemenang sejarah, kini satu per satu rontok, bukan oleh tank dan kudeta militer berdarah, tetapi oleh proses yang pelan, halus, legal, dan seringkali tidak disadari oleh warga negaranya sendiri. Seperti seekor katak yang direbus dalam air yang suhunya dinaikkan sedikit demi sedikit; ia tidak melompat karena tidak menyadari bahayanya, sampai akhirnya mati.
Anda tentu pernah mendengar Teori Kemunduran Demokrasi. Teori itu adalah Democratic Backsliding Theory, atau dalam bahasa kita yang lebih membumi, Teori Kemunduran Demokrasi. Anda juga dapat menyebutnya dengan istilah yang sangat tepat dan sangat populer: Sindrom Katak Rebus (Boiling Frog Syndrome).
Ini adalah teori yang menjelaskan mengapa demokrasi, yang dulu dielu-elukan sebagai pemenang sejarah, kini satu per satu rontok, bukan oleh tank dan kudeta militer berdarah, tetapi oleh proses yang pelan, halus, legal, dan seringkali tidak disadari oleh warga negaranya sendiri. Seperti seekor katak yang direbus dalam air yang suhunya dinaikkan sedikit demi sedikit; ia tidak melompat karena tidak menyadari bahayanya, sampai akhirnya mati.