Enam Negara Teluk Hilang Prinsip Akibat Lupa Maqasid


Deskripsi

Dalam Islam terkandung konsep al-amr bil ma’ruf wa an-nahyu ‘an al-munkar (berbuat baik dan mencegah kerusakan), ihsan, serta istikhlaf. Esai ini berupaya membongkar rapuhnya aliansi keamanan di Timur Tengah yang ditulangpunggungi AS dan Zionis Israel, sehingga kini mulai muncul gelagat seputar perlunya kemandirian berbasis Maqasid. Esai ini beranggapan bahwa enam negara Teluk (Saudi, Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, dan Oman) adalah pengecut sebab bergantung pada perlindungan pihak yang justru memusuhi Islam. Esai ini akan bergerak dari satelit intelijen hingga bermuara pada etika Islam. 

Pada 28 Maret 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial di depan forum investasi yang didukung Arab Saudi di Florida, menyatakan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) "tidak mengira akan mencium pantat saya" dan kini harus bersikap baik kepada Amerika (Trump, 2026, sebagaimana dikutip dalam bdnews24.com, 2026). Meskipun pernyataan tersebut bersifat merendahkan dan kemudian diikuti pujian bahwa MBS adalah "smart" dan "very regular kind of a guy", momen ini menangkap esensi dari ketegangan yang lebih dalam dalam hubungan Amerika dengan sekutu-sekutu Teluknya (bdnews24.com, 2026; dailypakistan.com.pk, 2026).


Konten

Enam Negara Teluk Hilang Prinsip Akibat Lupa Maqasid

Harga

Rp 4.000

Detail Tulisan

Penulis

Seta Basri

Bahasa

Indonesia

Genre

Nonfiksi

Loading...

Enam Negara Teluk Hilang Prinsip Akibat Lupa Maqasid


Deskripsi

Dalam Islam terkandung konsep al-amr bil ma’ruf wa an-nahyu ‘an al-munkar (berbuat baik dan mencegah kerusakan), ihsan, serta istikhlaf. Esai ini berupaya membongkar rapuhnya aliansi keamanan di Timur Tengah yang ditulangpunggungi AS dan Zionis Israel, sehingga kini mulai muncul gelagat seputar perlunya kemandirian berbasis Maqasid. Esai ini beranggapan bahwa enam negara Teluk (Saudi, Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, dan Oman) adalah pengecut sebab bergantung pada perlindungan pihak yang justru memusuhi Islam. Esai ini akan bergerak dari satelit intelijen hingga bermuara pada etika Islam. 

Pada 28 Maret 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial di depan forum investasi yang didukung Arab Saudi di Florida, menyatakan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) "tidak mengira akan mencium pantat saya" dan kini harus bersikap baik kepada Amerika (Trump, 2026, sebagaimana dikutip dalam bdnews24.com, 2026). Meskipun pernyataan tersebut bersifat merendahkan dan kemudian diikuti pujian bahwa MBS adalah "smart" dan "very regular kind of a guy", momen ini menangkap esensi dari ketegangan yang lebih dalam dalam hubungan Amerika dengan sekutu-sekutu Teluknya (bdnews24.com, 2026; dailypakistan.com.pk, 2026).


Konten

Enam Negara Teluk Hilang Prinsip Akibat Lupa Maqasid