George C. Homans, Teori Pertukaran Sosial dan Politik Indonesia


Deskripsi

Setiap hari, tanpa kita sadari, kita terlibat dalam pertukaran. Seorang mahasiswa membantu temannya menyelesaikan tugas, berharap kelak ia juga dibantu saat kesulitan. Seorang politisi membagikan bantuan sosial di daerah pemilihannya, berharap warga akan memilihnya pada pemilu berikutnya. Seorang pemilih mendatangi TPS, berharap suaranya akan menghasilkan pemerintahan yang lebih baik atau setidaknya tidak lebih buruk.

George Caspar Homans (1910-1989), seorang sosiolog Harvard, menyusun semua fenomena itu dalam sebuah teori yang elegan: Teori Pertukaran Sosial. Baginya, interaksi manusia, dari yang paling sederhana hingga paling rumit, pada dasarnya adalah proses pertukaran. Manusia memberi sesuatu untuk mendapatkan sesuatu. Manusia menghitung, meskipun seringkali secara tidak sadar, antara biaya dan manfaat dari setiap tindakan sosialnya.

Esai ini disusun untuk membantu mahasiswa dan pembaca umum memahami Teori Pertukaran Sosial Homans secara menyeluruh namun tetap mudah dicerna. Bagian pertama akan mengurai enam proposisi dasar Homans satu per satu. Bagian kedua akan menunjukkan bagaimana proposisi-proposisi itu dapat dipakai untuk membaca, memahami, dan menjelaskan dinamika politik Indonesia kontemporer, mulai dari politik transaksional, koalisi partai, hingga hubungan antara elite dan pemilih. Selamat membaca.

Biografi Intelektual Homans

George Caspar Homans lahir di Boston, Massachusetts, pada 11 Agustus 1910. Ia mengajar di Universitas Harvard selama lebih dari tiga dekade. Karya monumentalnya, Social Behavior: Its Elementary Forms (edisi pertama 1961, edisi revisi 1974), menjadi fondasi bagi perkembangan teori pertukaran sosial dalam sosiologi modern. Dalam buku itu, Homans mendefinisikan perilaku sosial secara sederhana tetapi radikal, "Social behavior is an exchange of activity, tangible or intangible, and more or less rewarding or costly, between at least two persons", perilaku sosial adalah pertukaran aktivitas, baik yang berwujud maupun tak berwujud, yang kurang lebih memberikan imbalan atau biaya, antara sekurang-kurangnya dua orang (Homans, 1961, hlm. 13).

Homans membangun teorinya di atas dua fondasi utama: Psikologi behaviorisme dan ekonomi elementer. Dari psikologi behaviorisme, terutama pemikiran B.F. Skinner, ia meminjam konsep bahwa perilaku manusia dibentuk oleh konsekuensi-konsekuensinya. Perilaku yang diikuti imbalan cenderung diulangi; perilaku yang diikuti hukuman cenderung dihindari. Dari ekonomi, ia meminjam gagasan bahwa manusia adalah makhluk rasional yang memperhitungkan biaya dan manfaat dalam setiap tindakannya (Homans, 1974, hlm. 2).


Konten

George C. Homans, Teori Pertukaran Sosial dan Politik Indonesia

Harga

Rp 5.000

Detail Tulisan

Penulis

Seta Basri

Bahasa

Indonesia

Genre

Nonfiksi

Loading...

George C. Homans, Teori Pertukaran Sosial dan Politik Indonesia


Deskripsi

Setiap hari, tanpa kita sadari, kita terlibat dalam pertukaran. Seorang mahasiswa membantu temannya menyelesaikan tugas, berharap kelak ia juga dibantu saat kesulitan. Seorang politisi membagikan bantuan sosial di daerah pemilihannya, berharap warga akan memilihnya pada pemilu berikutnya. Seorang pemilih mendatangi TPS, berharap suaranya akan menghasilkan pemerintahan yang lebih baik atau setidaknya tidak lebih buruk.

George Caspar Homans (1910-1989), seorang sosiolog Harvard, menyusun semua fenomena itu dalam sebuah teori yang elegan: Teori Pertukaran Sosial. Baginya, interaksi manusia, dari yang paling sederhana hingga paling rumit, pada dasarnya adalah proses pertukaran. Manusia memberi sesuatu untuk mendapatkan sesuatu. Manusia menghitung, meskipun seringkali secara tidak sadar, antara biaya dan manfaat dari setiap tindakan sosialnya.

Esai ini disusun untuk membantu mahasiswa dan pembaca umum memahami Teori Pertukaran Sosial Homans secara menyeluruh namun tetap mudah dicerna. Bagian pertama akan mengurai enam proposisi dasar Homans satu per satu. Bagian kedua akan menunjukkan bagaimana proposisi-proposisi itu dapat dipakai untuk membaca, memahami, dan menjelaskan dinamika politik Indonesia kontemporer, mulai dari politik transaksional, koalisi partai, hingga hubungan antara elite dan pemilih. Selamat membaca.

Biografi Intelektual Homans

George Caspar Homans lahir di Boston, Massachusetts, pada 11 Agustus 1910. Ia mengajar di Universitas Harvard selama lebih dari tiga dekade. Karya monumentalnya, Social Behavior: Its Elementary Forms (edisi pertama 1961, edisi revisi 1974), menjadi fondasi bagi perkembangan teori pertukaran sosial dalam sosiologi modern. Dalam buku itu, Homans mendefinisikan perilaku sosial secara sederhana tetapi radikal, "Social behavior is an exchange of activity, tangible or intangible, and more or less rewarding or costly, between at least two persons", perilaku sosial adalah pertukaran aktivitas, baik yang berwujud maupun tak berwujud, yang kurang lebih memberikan imbalan atau biaya, antara sekurang-kurangnya dua orang (Homans, 1961, hlm. 13).

Homans membangun teorinya di atas dua fondasi utama: Psikologi behaviorisme dan ekonomi elementer. Dari psikologi behaviorisme, terutama pemikiran B.F. Skinner, ia meminjam konsep bahwa perilaku manusia dibentuk oleh konsekuensi-konsekuensinya. Perilaku yang diikuti imbalan cenderung diulangi; perilaku yang diikuti hukuman cenderung dihindari. Dari ekonomi, ia meminjam gagasan bahwa manusia adalah makhluk rasional yang memperhitungkan biaya dan manfaat dalam setiap tindakannya (Homans, 1974, hlm. 2).


Konten

George C. Homans, Teori Pertukaran Sosial dan Politik Indonesia