Max Weber, Teori Tindakan dan Dominasi dalam Kekuasaan


Deskripsi

Max Weber adalah salah satu pemikir sosial paling berpengaruh dalam tradisi ilmu sosial modern. Kerangka teoretisnya terutama konsep tindakan sosial (social action) dan tipologi dominasi (Herrschaft) telah menjadi fondasi penting bagi analisis kekuasaan dalam sosiologi politik. Melalui karya monumentalnya Economy and Society (1978), Weber tidak hanya memberikan definisi yang ketat tentang tindakan sosial dan dominasi, tetapi juga membangun sebuah kerangka interpretatif yang menghubungkan dimensi mikro dari interaksi individu dengan struktur makro kekuasaan dalam masyarakat. 

Relevansi pemikiran Weber semakin menemukan urgensinya di tengah dinamika politik kontemporer: Dari kebangkitan kembali otoritarianisme karismatik, krisis legitimasi dalam birokrasi modern, hingga transformasi pola-pola dominasi dalam tatanan politik era digital. Esai ini disusun sebagai upaya untuk menghadirkan kembali gagasan-gagasan inti Weber secara sistematis, tetapi disampaikan dengan gaya bahasa populer yang diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara kompleksitas teoretis dan kebutuhan praktis akan kerangka analisis kekuasaan yang tajam. 

Pembahasan akan difokuskan pada dua pilar utama pemikiran Weber: Teori tindakan sosial sebagai fondasi metodologis, dan teori dominasi sebagai kerangka analitis untuk membedah fenomena kekuasaan. Kedua pilar ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling terkait secara konseptual: Dominasi dipahami sebagai bentuk khusus dari hubungan sosial yang bertumpu pada orientasi tindakan aktor terhadap tatanan legitimasi tertentu (Weber, 1978, hlm. 212–215). 


Konten

Max Weber, Teori Tindakan dan Dominasi dalam Kekuasaan

Harga

Rp 5.000

Detail Tulisan

Penulis

Seta Basri

Bahasa

Indonesia

Genre

Nonfiksi

Loading...

Max Weber, Teori Tindakan dan Dominasi dalam Kekuasaan


Deskripsi

Max Weber adalah salah satu pemikir sosial paling berpengaruh dalam tradisi ilmu sosial modern. Kerangka teoretisnya terutama konsep tindakan sosial (social action) dan tipologi dominasi (Herrschaft) telah menjadi fondasi penting bagi analisis kekuasaan dalam sosiologi politik. Melalui karya monumentalnya Economy and Society (1978), Weber tidak hanya memberikan definisi yang ketat tentang tindakan sosial dan dominasi, tetapi juga membangun sebuah kerangka interpretatif yang menghubungkan dimensi mikro dari interaksi individu dengan struktur makro kekuasaan dalam masyarakat. 

Relevansi pemikiran Weber semakin menemukan urgensinya di tengah dinamika politik kontemporer: Dari kebangkitan kembali otoritarianisme karismatik, krisis legitimasi dalam birokrasi modern, hingga transformasi pola-pola dominasi dalam tatanan politik era digital. Esai ini disusun sebagai upaya untuk menghadirkan kembali gagasan-gagasan inti Weber secara sistematis, tetapi disampaikan dengan gaya bahasa populer yang diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara kompleksitas teoretis dan kebutuhan praktis akan kerangka analisis kekuasaan yang tajam. 

Pembahasan akan difokuskan pada dua pilar utama pemikiran Weber: Teori tindakan sosial sebagai fondasi metodologis, dan teori dominasi sebagai kerangka analitis untuk membedah fenomena kekuasaan. Kedua pilar ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling terkait secara konseptual: Dominasi dipahami sebagai bentuk khusus dari hubungan sosial yang bertumpu pada orientasi tindakan aktor terhadap tatanan legitimasi tertentu (Weber, 1978, hlm. 212–215). 


Konten

Max Weber, Teori Tindakan dan Dominasi dalam Kekuasaan