Semangat Lucu-Lucuan AS dalam Negosiasi di Islamabad Soal Iran


Deskripsi

Tulisan ini bukan kejadian yang sesungguhnya, kendati didasarkan atas fakta. Tulisan ini adalah humor satir tentang akibat kejengkelan penulis atas minusnya etika kenegarawanan Donald Trump. Negosiasi yang direngeki Trump kepada Iran ternyata “tak serius.” Buktinya, AS tidak mengirimkan ahli negosiasi, melainkan sekadar wakil presiden dan dua orang bisnismen Zionis. 

Di lain pihak, Iran yang kendati “malas” untuk negosiasi dengan AS datang dengan para negosiator kelas berat. Dengan demikian, penulis bersyukur karena Iran benar-benar cerdas membaca muslihat munafik Trump, yang antara ucapan dan tindakannya tidak pernah sinkron. Berikut ini adalah Notulensi Pertemuan Trilateral Tertutup antara Iran, Pakistan (mediator) dan AS. 

Tema: "Perundingan Perdamaian & Rekonsiliasi Kawasan Asia Barat"

Tempat: Villa Bukit Margalla, Islamabad, Pakistan 

Waktu: 27 April 2026, Pukul 09.00–23.45 Waktu Islamabad

Sifat: SANGAT RAHASIA / TOP SECRET

(Namun entah bagaimana, bocor juga ke grup WhatsApp jurnalis)

DAFTAR HADIR

Delegasi Republik Islam Iran:

1. H.E. Abbas Araghchi — Menteri Luar Negeri (Ketua Delegasi)

2. H.E. Mohammad Bagher Ghalibaf — Ketua Majlis Syura Islami (Wakil Ketua Delegasi)

Delegasi Amerika Serikat:

1. H.E. J.D. Vance — Wakil Presiden (Ketua Delegasi)

2. Mr. Jared Kushner — Utusan Khusus Presiden untuk "Peluang Investasi Kawasan" (status: menantu, hobi baca buku)

3. Mr. Steve Witkoff — Utusan Khusus Presiden untuk "Aset Strategis" (status: sesama pengusaha real estate, Zionis, teman golf Trump)

Tuan Rumah / Mediator:

1. H.E. Mian Muhammad Shehbaz Sharif — Perdana Menteri Republik Islam Pakistan (status: korban diplomasi, hadir dengan sukarela tetapi kemudian menyesal)

Notulis:

Seorang staf Kementerian Luar Negeri Pakistan yang lebih memilih anonim demi kelangsungan karier dan kesehatan mental.

AGENDA RESMI:

"Pertukaran pandangan awal mengenai kerangka kerja komprehensif untuk perdamaian dan stabilitas jangka panjang di Asia Barat."

AGENDA SEBENARNYA:

"Masing-masing pihak membaca daftar tuntutan maksimal yang mustahil dipenuhi pihak lain, sambil menyaksikan mediator perlahan kehilangan semangat hidup."


Konten

Semangat Lucu-Lucuan AS dalam Negosiasi di Islamabad Soal Iran

Harga

Rp 5.000

Detail Tulisan

Penulis

Seta Basri

Bahasa

Indonesia

Genre

Humor

Loading...

Semangat Lucu-Lucuan AS dalam Negosiasi di Islamabad Soal Iran


Deskripsi

Tulisan ini bukan kejadian yang sesungguhnya, kendati didasarkan atas fakta. Tulisan ini adalah humor satir tentang akibat kejengkelan penulis atas minusnya etika kenegarawanan Donald Trump. Negosiasi yang direngeki Trump kepada Iran ternyata “tak serius.” Buktinya, AS tidak mengirimkan ahli negosiasi, melainkan sekadar wakil presiden dan dua orang bisnismen Zionis. 

Di lain pihak, Iran yang kendati “malas” untuk negosiasi dengan AS datang dengan para negosiator kelas berat. Dengan demikian, penulis bersyukur karena Iran benar-benar cerdas membaca muslihat munafik Trump, yang antara ucapan dan tindakannya tidak pernah sinkron. Berikut ini adalah Notulensi Pertemuan Trilateral Tertutup antara Iran, Pakistan (mediator) dan AS. 

Tema: "Perundingan Perdamaian & Rekonsiliasi Kawasan Asia Barat"

Tempat: Villa Bukit Margalla, Islamabad, Pakistan 

Waktu: 27 April 2026, Pukul 09.00–23.45 Waktu Islamabad

Sifat: SANGAT RAHASIA / TOP SECRET

(Namun entah bagaimana, bocor juga ke grup WhatsApp jurnalis)

DAFTAR HADIR

Delegasi Republik Islam Iran:

1. H.E. Abbas Araghchi — Menteri Luar Negeri (Ketua Delegasi)

2. H.E. Mohammad Bagher Ghalibaf — Ketua Majlis Syura Islami (Wakil Ketua Delegasi)

Delegasi Amerika Serikat:

1. H.E. J.D. Vance — Wakil Presiden (Ketua Delegasi)

2. Mr. Jared Kushner — Utusan Khusus Presiden untuk "Peluang Investasi Kawasan" (status: menantu, hobi baca buku)

3. Mr. Steve Witkoff — Utusan Khusus Presiden untuk "Aset Strategis" (status: sesama pengusaha real estate, Zionis, teman golf Trump)

Tuan Rumah / Mediator:

1. H.E. Mian Muhammad Shehbaz Sharif — Perdana Menteri Republik Islam Pakistan (status: korban diplomasi, hadir dengan sukarela tetapi kemudian menyesal)

Notulis:

Seorang staf Kementerian Luar Negeri Pakistan yang lebih memilih anonim demi kelangsungan karier dan kesehatan mental.

AGENDA RESMI:

"Pertukaran pandangan awal mengenai kerangka kerja komprehensif untuk perdamaian dan stabilitas jangka panjang di Asia Barat."

AGENDA SEBENARNYA:

"Masing-masing pihak membaca daftar tuntutan maksimal yang mustahil dipenuhi pihak lain, sambil menyaksikan mediator perlahan kehilangan semangat hidup."


Konten

Semangat Lucu-Lucuan AS dalam Negosiasi di Islamabad Soal Iran