Cover Shock Doctrine Theory atau Teori Doktrin Kejut

Shock Doctrine Theory atau Teori Doktrin Kejut


Deskripsi

Saya akan membedah sebuah teori yang menjadi “kunci” untuk memahami bagaimana krisis, perang, dan bencana alam tidak hanya menjadi musibah kemanusiaan, tetapi juga menjadi “kesempatan emas” bagi segelintir elite untuk memaksakan agenda ekonomi yang dalam situasi normal akan ditolak mentah-mentah oleh rakyat. Teori itu adalah Shock Doctrine Theory, atau dalam bahasa kita, Teori Doktrin Kejut.

Teori ini tidak lahir dari menara gading akademik, melainkan dari kerja jurnalistik investigatif yang sangat berani, sangat teliti, dan sangat provokatif, yang dilakukan oleh seorang jurnalis dan aktivis Kanada bernama Naomi Klein. Buku monumentalnya, The Shock Doctrine: The Rise of Disaster Capitalism (2007), adalah “kitab suci” dari teori ini.

Ini adalah teori yang berargumen bahwa bencana, baik bencana alam, perang, krisis ekonomi, teror, atau pandemi, bukanlah sekadar musibah. Bagi segelintir orang yang sangat kuat, bencana adalah kesempatan. Mereka secara sengaja dan sistematis menggunakan “kejutan” (shock) yang dialami oleh masyarakat yang sedang terguncang untuk memaksakan serangkaian kebijakan ekonomi radikal, privatisasi besar-besaran, deregulasi, pemotongan subsidi, penghapusan perlindungan sosial, yang dalam situasi normal tidak akan pernah diterima oleh rakyat. Inilah yang disebut Klein sebagai “kapitalisme bencana” (disaster capitalism).


Konten

Shock Doctrine Theory atau Teori Doktrin Kejut

Harga

Rp 3.000

Detail Tulisan

Penulis

Seta Basri

Bahasa

Indonesia

Genre

Nonfiksi

Loading...

Shock Doctrine Theory atau Teori Doktrin Kejut


Deskripsi

Saya akan membedah sebuah teori yang menjadi “kunci” untuk memahami bagaimana krisis, perang, dan bencana alam tidak hanya menjadi musibah kemanusiaan, tetapi juga menjadi “kesempatan emas” bagi segelintir elite untuk memaksakan agenda ekonomi yang dalam situasi normal akan ditolak mentah-mentah oleh rakyat. Teori itu adalah Shock Doctrine Theory, atau dalam bahasa kita, Teori Doktrin Kejut.

Teori ini tidak lahir dari menara gading akademik, melainkan dari kerja jurnalistik investigatif yang sangat berani, sangat teliti, dan sangat provokatif, yang dilakukan oleh seorang jurnalis dan aktivis Kanada bernama Naomi Klein. Buku monumentalnya, The Shock Doctrine: The Rise of Disaster Capitalism (2007), adalah “kitab suci” dari teori ini.

Ini adalah teori yang berargumen bahwa bencana, baik bencana alam, perang, krisis ekonomi, teror, atau pandemi, bukanlah sekadar musibah. Bagi segelintir orang yang sangat kuat, bencana adalah kesempatan. Mereka secara sengaja dan sistematis menggunakan “kejutan” (shock) yang dialami oleh masyarakat yang sedang terguncang untuk memaksakan serangkaian kebijakan ekonomi radikal, privatisasi besar-besaran, deregulasi, pemotongan subsidi, penghapusan perlindungan sosial, yang dalam situasi normal tidak akan pernah diterima oleh rakyat. Inilah yang disebut Klein sebagai “kapitalisme bencana” (disaster capitalism).


Konten

Shock Doctrine Theory atau Teori Doktrin Kejut