Sebab itu dalam mengobservasi konstitusi ia menggunakan indikator berupa kontinuum. Misalnya gradasi antara penguasa sedikit (few) hingga banyak (many). Atau, antara cenderung Demokrasi hingga Oligarki. Mengapa konstitusi bisa berbeda, misalnya mengapa satu konstitusi disebut Demokrasi dan lainnya Aristokrasi? Jawaban Aristoteles adalah karena masing-masing memiliki penafsiran berbeda mengenai keadilan (justice).
Ada catatan Aristoteles mengenai Demokrasi. Ia menyatakan bahwa di dalam Demokrasi “men" (manusia berjenis kelamin laki-laki) seharusnya punya kekayaan yang equal satu sama lain karena mereka secara equal sama-sama bebas. Demokrasi adalah pemerintahan oleh yang banyak. Yang banyak inilah yang memerintah, dan karena mereka memerintah bersama maka kekayaan mereka pun seharusnya sama. Berbeda dengan catatannya mengenai Oligarki. Dalam Oligarki “men” seharusnya tidak sama posisinya dalam seluruh hal, yang diakibatkan adanya ketimpangan dalam hal kepemilikan kekayaan.
Aristokrasi, dalam hal “banyak” serupa dengan Oligarki, yaitu kekuasaan yang terdistribusi di sedikit orang. Namun, Aristokrasi adalah konstitusi yang diperintah oleh orang-orang terbaik demi kebaikan bersama. Pada sisi lain, Oligarki adalah konstitusi yang diperintah oleh sedikit orang kaya demi kebaikan mereka sendiri. Polity adalah konstitusi yang diperintah oleh orang banyak demi kebaikan bersama, sementara Demokrasi serupa dengan “mob rule” yaitu konstitusi yang diperintah oleh banyak orang demi kebaikan yang banyak itu sendiri.
Sebab itu dalam mengobservasi konstitusi ia menggunakan indikator berupa kontinuum. Misalnya gradasi antara penguasa sedikit (few) hingga banyak (many). Atau, antara cenderung Demokrasi hingga Oligarki. Mengapa konstitusi bisa berbeda, misalnya mengapa satu konstitusi disebut Demokrasi dan lainnya Aristokrasi? Jawaban Aristoteles adalah karena masing-masing memiliki penafsiran berbeda mengenai keadilan (justice).
Ada catatan Aristoteles mengenai Demokrasi. Ia menyatakan bahwa di dalam Demokrasi “men" (manusia berjenis kelamin laki-laki) seharusnya punya kekayaan yang equal satu sama lain karena mereka secara equal sama-sama bebas. Demokrasi adalah pemerintahan oleh yang banyak. Yang banyak inilah yang memerintah, dan karena mereka memerintah bersama maka kekayaan mereka pun seharusnya sama. Berbeda dengan catatannya mengenai Oligarki. Dalam Oligarki “men” seharusnya tidak sama posisinya dalam seluruh hal, yang diakibatkan adanya ketimpangan dalam hal kepemilikan kekayaan.
Aristokrasi, dalam hal “banyak” serupa dengan Oligarki, yaitu kekuasaan yang terdistribusi di sedikit orang. Namun, Aristokrasi adalah konstitusi yang diperintah oleh orang-orang terbaik demi kebaikan bersama. Pada sisi lain, Oligarki adalah konstitusi yang diperintah oleh sedikit orang kaya demi kebaikan mereka sendiri. Polity adalah konstitusi yang diperintah oleh orang banyak demi kebaikan bersama, sementara Demokrasi serupa dengan “mob rule” yaitu konstitusi yang diperintah oleh banyak orang demi kebaikan yang banyak itu sendiri.