Contoh, Ide mengenai ‘kuda bersayap’ bukanlah Ide yang berasal dari Memory melainkan Imajinasi, karena siapa pernah melihat ‘kuda bersayap’? Imajinasi merekam bahwa ‘kuda’ dan ‘sayap’ yang diperoleh berdasarkan Memory dapat menghasilkan satu Ide baru yaitu ‘kuda bersayap’. Sebaliknya, ‘kuda bersayap’ juga dapat dipecah menjadi dua Ide yang faktual (berdasarkan Memory) yaitu ‘kuda’ dan ‘sayap’ yang sungguh-sungguh ada. Sekadar informasi, dalam pemikiran Hume, ‘kuda bersayap’ termasuk Ide yang berjenis fancy atau fantasi, termasuk ke dalamnya tahayul. ‘Kuda bersayap’ bagi Hume hanya bisa muncul karena Imajinasi manusia.
Contoh, Ide mengenai ‘kuda bersayap’ bukanlah Ide yang berasal dari Memory melainkan Imajinasi, karena siapa pernah melihat ‘kuda bersayap’? Imajinasi merekam bahwa ‘kuda’ dan ‘sayap’ yang diperoleh berdasarkan Memory dapat menghasilkan satu Ide baru yaitu ‘kuda bersayap’. Sebaliknya, ‘kuda bersayap’ juga dapat dipecah menjadi dua Ide yang faktual (berdasarkan Memory) yaitu ‘kuda’ dan ‘sayap’ yang sungguh-sungguh ada. Sekadar informasi, dalam pemikiran Hume, ‘kuda bersayap’ termasuk Ide yang berjenis fancy atau fantasi, termasuk ke dalamnya tahayul. ‘Kuda bersayap’ bagi Hume hanya bisa muncul karena Imajinasi manusia.