Terorisme berakar dari kata latin terrere yang maknanya “membuat bergetar.” Praktek-praktek pemerintahan yang didasarkan atas teror ini sudah sangat lama umurnya. Tidak kurang Sargon (dari Akadia) membangun imperiumnya di atas teror, di mana teknik-teknik kekerasan brutal digunakan untuk memaksakan ketaatan dari musuh, rakyat ataupun lawan politiknya. Mengenai apa itu terorisme, Gerard Chaliand and Arnaud Blin menyatakan “ terrorism is above all a tool or … a technique.” Teknik teror setua usia perang dalam sejarah peradaban manusia. Namun, berkenaan dengan masalah politik, Chaliand and Blin menyatakan “like all political phenomena, terrorism is defined by the duality between professed ideas and their implementation. And, like all political phenomena, terrorism exists only in a cultural and historical context.”
Terorisme berakar dari kata latin terrere yang maknanya “membuat bergetar.” Praktek-praktek pemerintahan yang didasarkan atas teror ini sudah sangat lama umurnya. Tidak kurang Sargon (dari Akadia) membangun imperiumnya di atas teror, di mana teknik-teknik kekerasan brutal digunakan untuk memaksakan ketaatan dari musuh, rakyat ataupun lawan politiknya. Mengenai apa itu terorisme, Gerard Chaliand and Arnaud Blin menyatakan “ terrorism is above all a tool or … a technique.” Teknik teror setua usia perang dalam sejarah peradaban manusia. Namun, berkenaan dengan masalah politik, Chaliand and Blin menyatakan “like all political phenomena, terrorism is defined by the duality between professed ideas and their implementation. And, like all political phenomena, terrorism exists only in a cultural and historical context.”